BeritaDaerahPemerintahan

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026 Resmi Ditutup; Bupati Tekankan Satu Visi RPJMD, Apa Saja Pesannya?

Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026 resmi ditutup Bupati Herdiat. Simak pesan penting bagi para pejabat ASN berikut.

CIAMIS, RubrikJabar.com – Bupati Ciamis resmi menutup agenda Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026 di Aula BKPSDM Kabupaten Ciamis pada Kamis (6/8/2026).

Sebanyak 30 pejabat administrator mengikuti kegiatan ini sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN).

Langkah ini bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional serta berorientasi penuh pada pelayanan publik. Jajaran pejabat penting daerah dan provinsi turut menghadiri acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut.

Analis Pengembangan Kompetensi ASN Ahli Madya BPSDM Jawa Barat Drs. H. Jejen Hendra Permana, M.Si. hadir mewakili Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat.

Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Kepala BKPSDM Ciamis, para kepala perangkat daerah, widyaiswara, serta seluruh peserta pelatihan juga memadati lokasi acara.

Arahan Penting Bupati pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang mensukseskan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026. Beliau mengaku sebenarnya ingin memberi materi secara langsung sejak awal pembukaan pelatihan.

Namun, padatnya agenda kedinasan daerah membuat beliau baru bisa menemui para peserta pada acara penutupan. Meski demikian, Bupati sangat bangga menyaksikan semangat seluruh peserta dalam menyelesaikan seluruh rangkaian program kepemimpinan ini.

Beliau meyakini bahwa keberhasilan ini menjadi bekal krusial bagi para pejabat dalam memperkuat fondasi kepemimpinan di instansi masing-masing.

Selanjutnya, Bupati menegaskan bahwa pejabat administrator memegang peran penting dalam mengawal pencapaian visi dan misi pembangunan daerah.

Oleh sebab itu, para pejabat harus menjaga sinergi antarlembaga agar tidak memicu tumpang tindih kebijakan di lapangan. Ia mengimbau agar setiap dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD) tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga :  Lautan Manusia Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Ciamis, Ekonomi UMKM Turut Melonjak

Seluruh program kerja wajib merujuk pada pedoman utama pembangunan daerah yang telah disepakati bersama. “Visi dan misi pembangunan daerah sudah menetapkan arah melalui RPJMD,” tegas Herdiat di hadapan para peserta.

“Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah, termasuk para pejabat administrator, harus berjalan seirama dalam mewujudkan tujuan pembangunan Kabupaten Ciamis,” tambah Herdiat.

Implementasi Kompetensi ASN Pasca Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026

Selanjutnya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026 tidak berhenti pada lembar sertifikat saja. Sebaliknya, para pejabat harus mengimplementasikan seluruh ilmu dan kompetensi secara nyata dalam tugas harian.

Sebab, masyarakat berharap pejabat administrator mampu menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Dengan begitu, kinerja organisasi akan meningkat pesat seiring perbaikan mutu pelayanan publik kepada masyarakat luas.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyerahkan penghargaan khusus kepada lima peserta yang meraih nilai terbaik. Beliau berharap prestasi ini dapat memicu motivasi ASN lain untuk terus meningkatkan dedikasi dan profesionalisme kerja.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran BPSDM Provinsi Jawa Barat. Dukungan teknis BPSDM Jabar membuat Ciamis sukses menyelenggarakan diklat kepemimpinan ini secara mandiri.

Penyerahan Penghargaan dan Arah Kebijakan RPJMD Ciamis

Bupati bersama perwakilan BPSDM Jabar kemudian melepas tanda peserta secara simbolis dan menyerahkan piagam penghargaan. Momen ini menandai berakhirnya seluruh tahapan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026 secara resmi.

Pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas ASN tingkat administrator dalam konteks reformasi birokrasi. Pasalnya, mereka memegang kendali operasional sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan warga.

Sementara itu, pelaksanaan RPJMD Kabupaten Ciamis Tahun 2025–2029 membutuhkan integrasi penuh dari seluruh jajaran birokrasi. Oleh karena itu, konsolidasi kepemimpinan melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026 menjawab tantangan pembangunan daerah saat ini.

Baca Juga :  Ditiru Lampung Tengah, Ternyata Ini Rahasia Sukses Manajemen Tata Kelola Zakat BAZNAS Ciamis

Modul manajemen modern dan strategi inovasi pelayanan membekali para alumni diklat untuk mengisi pos strategis di era digital. Kemudian, komitmen bersama ini akan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Pemerintah daerah optimistis bahwa masyarakat Ciamis akan segera merasakan manfaat langsung dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator Ciamis 2026. Pelayanan publik yang ramah, cepat, transparan, dan tepat sasaran kini siap menyapa warga Ciamis.

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari RubrikJabar.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca